Alaku
Alaku
Alaku

Belum Juga Rembes, Atlet NPCI Ungkapkan Kekecewaan Bonus Terpangkas 25 Persen atas dasar Keterpaksaan

Lubuk Linggau – Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Lubuk Linggau, mengeluhkan kontribusi yang bakal mereka keluarkan untuk organisasi setelah mengikuti ajang Peparprov (Pekan Paralimpik Provinsi) Sumatera Selatan di Sekayu Musi Banyuasin tahun 2025 lalu.

Salah satu atlet yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhannya karena bonus yang akan mereka terima bakal dipotong oleh pengurus dengan dalih kontribusi.

“Alangkah ke banyak potongannyo, Capek bae jadi atlet. Yang tidak lomba, duitnya lebih banyak. Hampir 1 tahun belum cair, giliran cair banyak nian potongan. Pelatih kita bayar sendiri selama 1 tahun, jika cair itu surat edarannyo. Pakek matrai juga,”

Di konfirmasi, Agus Tri Mulyanto, Ketua NPCI menyatakan, masalah kontribusi itu disepakati sesuai hasil Rakernas dan juga disepakati ketua kabupaten//kota, tidak hanya di Sumsel tapi di seluruh NPCI se-Indonesia.

“Tidak ada pemotongan bonus dan di NPCI tidak ada pelatih yang dibayar,” ujar Agus, Rabu (16/09/2026).

Saat ditanya mengenai sanksi, mengenai atlet yang keberatan membayar kontribusi, Agus mengatakan bahwa jika ada atlet yang tidak melaksanakan kewajibannya itu hak pribadi atlet masing-masing.

“Di surat itu sudah di jelaskan di setiap poinnya,” tambah Agus.

Dimana, surat yang bakal ditandatangani, atlet siap membela Lubuk Linggau, tidak main di tempat lain taat aturan, dan bersedia menyisihkan sebagian hadiah yang didapat untuk organisasi. Jika melanggar, siap diselesaikan secara musyawarah maupun jalur hukum. (SAw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *