Muratara – Sejumlah warga Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengeluhkan dugaan penyalahgunaan bantuan pupuk program Ketahanan Pangan Nasional.
Pupuk yang sebelumnya ditampung di Kantor Desa Pauh I disinyalir diperjualbelikan oleh oknum tertentu alih-alih disalurkan kepada para petani setempat.
Menurut keterangan seorang warga, dirinya melihat langsung aktivitas pengangkutan pupuk menggunakan kendaraan roda empat jenis carry dari areal kantor desa.
“Pupuk itu sebelumnya menumpuk banyak di kantor kades. Pas saya lewat, pupuk sedang dimuat ke dalam mobil carry. Kami tidak tahu mau dibawa ke mana, tapi diduga kuat mau dijual,” ujarnya, Sabtu (03/10/2026).
Menurutnya, dugaan diperkuat oleh kondisi pertanian warga yang dinilai stagnan dan tidak menunjukkan perkembangan pesat meskipun bantuan anggaran ketahanan pangan dialokasikan ke desa.
“Persawahan di sini sampai saat ini tidak ada kemajuan sama sekali,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa di lokasi kejadian diduga turut disaksikan oleh pihak Kelompok Tani setempat.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak berwenang dan dinas terkait segera turun tangan untuk mengusut tuntas kejelasan penyaluran bantuan pupuk tersebut agar tepat sasaran sesuai peruntukannya. (*)















