// Ketua Komisi 1 DPRD Linggau Akan Turun Tangan
Sriwijaya Terkini–Ketua Forum Honorer Lubuklinggau, Jendri menegaskan pihaknya tidak akan lepas tangan terkait nasib ratusan anggotanya yang belum memenuhi kriteria prioritas untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah (Pemkot) Kota Lubuk Linggau, Selasa (9/9/2025).
Pernyataan ini disampaikan di tengah kekhawatiran sejumlah tenaga honorer yang merasa terancam tidak dapat mengikuti program PPPK karena tidak masuk kriteria prioritas.
“Saya tidak akan lepas tangan, dan sangat memahami kekecewaan dan kegelisahan rekan honorer. Kurang lebih 100 yang belum masuk prioritas, akan tetap diperjuangkan masuk menjadi PPPK Paruh Waktu,” ujar Jendri saat dihubungi wartawan Sriwijaya Terkini.
Lebih lanjut, Jendri mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak BKPSDM Lubuk Linggau. Hingga saat ini masih mendapatkan respon positif.
“Pihak BKPSDM berjanji akan serius menyelesaikan persoalan, bahkan mereka siap ke Jakarta mendatangi Kemenpan RB dan BKN. Tunggu sampai beberapa hari ini, jika tidak juga ditemukan solusi, kami akan bersama-sama dengan honorer yang lain akan mendatangi kantor BKPSDM Linggau,” tegas Jendri.
Sementara itu, menanggapi permasalahan ini, Ketua Komisi I DPRD Lubuklinggau menyatakan akan segera berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjembatani aspirasi tenaga honorer dan mencari solusi yang adil.
“Saya konsultasi dulu dengan pihak BKPSDM melalui Kabid Pengangkatan, Pemberhentian dan Informasi M Adi Dwi Cahyo. Pada intinya sudah disampai ada kesalahan teknis, nanti akan ada pengumuman lagi. Tapi kita sarankan jangan terulang lagi, sebelum dipublikasikan dikoreksi dulu,” ujar Pria yang akrab disapa Edo saat diwawancarai wartawan Sriwijaya Terkini.
Penulis : Surya Adewijaya















