Alaku
Alaku
banner 728x250

Unggul Adu Pinalti VS Portugal, Perancis Lolos Semifinal Euro 2024

banner 120x600

Sriwijayaterkini.com Hamburg – Laga perempat final antara Portugal dan Perancis harus diakhiri dengan adu pinalti setelah hingga akhir perpanjangan waktu kedudukan masih imbang 0:0. Joao Felix yang gagal mengeksekusi pinalti jadi penyebab kekalahan Portugal dari Perancis. Perancis melaju setelah memenangi adu pinalti 5:3.

Seperti diduga banyak orang, Didier Descamps membawa skema baru di lini depan. Tumpulnya lini depan Perancis di empat pertandingan sebelumnya membuat Deschamps menggunakan skema dua penyerang dengan duet Kylian Mbappe dan Randal Kolo Muani di laga kontra Portugal. Sabtu (6/7/2024) dini hari WIB.

Alaku

Selain Muani, Deschamps juga memainkan Eduardo Camavinga sebagai starter, menggantikan adrien Rabiot yang sudah dua kali terkena kartu kuning. Gelandang Real Madrid itu menemani N’golo Kante di tengah lapangan.

Skema 4-3-1-2 yang digunakan Deschamps membuat Antoine Griezmann menjadi gelandang serang sedikit ke tengah. Disatu sisi Portugal menggunakan 4-3-3 dengan tri lini depan mereka Rafael Leao, Cristiano Ronaldo dan Bernando Silva. Skema ini sudah digunakan sejak pertandingan pembuka di fase grup.

Laga perempat final itu berlangsung begitu hati-hati. Kedua tim tidak mau tergesa-gesa menyerang dan selalu memulai serangan dengan menyusun dari belakang. Bruno Fernandes melakukan tembakan pertama ke arah gawang Perancis pada menit ke-15. Tembakan itu hanya berujung sepakan pojok.

Mbappe mendapat kesempatan dengan menerobos pertahanan, tetapi Pepe, pemain tertua Piala Eropa 2024, masih bisa menghadangnya. Perancis beberapa kali menusuk pertahanan lawan lewat duet Mbappe dan Muani, sayangnya hanya berujung tembakan.

Portugal lebih banyak menguasai bola dibabak pertama. Leao dan Bernando Silva beberapa kali mencoba membuat tembakan. Namun, mereka terlihat begitu berhati-hati dengan hanya melakukan operan dari kiri ke kanan. Beberapa kali mereka melakukan terobosan langsung kepada Ronaldo, tetapi bek Perancis William Saliba dan Dayot Upamecano masih begitu sigap di lini pertahan. Babak pertama yang cukup alot itu berakhir dengan skor 0-0.

Pada babak kedua Perancis mencoba bermain lebih intens menyerang. Keputusan memasang Muani sejak menit pertama memang tepat. Ia beberapa kali mengobrak-abrik pertahan Portugal, namun Diogo Costa, kiper Portugal, begitu solid di depan gawang. Muani melewatkan peluang emas didepan gawang hasil umpan silang Theo Hernandez, tepatnya pada menit ke-51.

Mbappe kembali punya masalah dengan hidungnya ketika Bernando Silva Menyundul bola dan membentur kepala Mbappe. Benturan bola itu tampaknya membuat hidung Mbappe yang cidera lantaran bertabrakan dengan bek Austria di pertandingan pembuka kambuh lagi.

Mbappe kembali bermain setelah diperiksa tim medis Perancis. Beberapa kali ia terlihat memegang hidungnya, kesakitan.

Peluang emas untuk Portugal pada menit ke-62 lewat sepakan Vitinha didepan gawang masih bisa ditepis Mike Maignan. Bola liar yang coba diambil Ronaldo juga masih bisa dihalau Maignan.

Tiga menit setelah itu, giliran Perancis yang mendapat peluang emas dari kaki Dembele yang masuk menggantikan Griezmann. Sayang, bola masih bisa di blok Ruben Diaz.

Portugal melakukan pergantian pemain pertamamanya pada menit ke-74, Nelson Semedo dan Francisco Conceicau masuk menggantikan Bruno Fernandes dan Joao Cancelo.

Jual beli serangan pada  menit-menit menuju akhir babak kedua. Peluang sama-sama diciptakan, seperti peluang Mbappe pada menit ke-93. Namun, tembakan lemah itu mudah ditangkap Costa. Babak kedua berakhir dan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Pepe yang sudah berusia 41 tahun begitu kokoh di lini belakang. Dua kali ia mengeblok tendangan Mbappe dan menahan Marcus Thuram yang menggantikan Muani. Dua peluang emas Perancis bisa dihalaunya sendirian.

Pada babak kedua perpanjangan waktu, kedua tim masih mencoba menguasai bola dan jual beli serangan. Mbappe terpaksa keluar dan digantikan Bradley Barcola. Di bench pemain, terlihat Mbappe masih memegang hidung, bahkan mengompresnya.

Joao Felix masuk di babak kedua perpanjangan waktu menggantikan Rafael Leao. Peluang terakhir didapat Nuno Mendes setelah melewati dua pemain, lalu mengumpan kepada Silva dan dikembalikan kepada Mendes, sayang tendangannya masih begitu lemah, Maignan dengan mudah menangkap.

Ronaldo manjadi penendang pertama Portugal, berhasil melesakkan bola ke gawang Perancis. Joao Felix gagal mengeksekusi penalti, tendangannya membentur tiang gawang.

Seluruh penendang pinalti Perancis sukses menyarangkan bola ke gawang Portugal. Perancis lolos ke semifinal dan bakal berhadapan dengan Spanyol. (*)

Sumber: Kompas.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *