Alaku
Alaku
Alaku

Reses III, Rinaldi Efendi Tampung Keluhan Persoalan Sosial Hingga Infrastruktur

Lubuk Linggau – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuk Linggau Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Lubuk Linggau Barat I dan II, Rinaldi Efendi, SP, melaksanakan Reses III Tahun 2026 di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Kota Lubuk Linggau, Minggu (08/11/2026).

Reses tersebut dihadiri Lurah Sidorejo, Alexander Putrawan, para Ketua RT, serta warga yang didominasi dari Kelurahan Sidorejo dan Kelurahan Ulak Lebar. Suasana reses berlangsung hangat dan terbuka, warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Dalam sambutannya, Lurah Sidorejo, Alexander Putrawan, menyampaikan bahwa reses merupakan wadah bagi DPRD sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan kinerja sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan di lingkungan. DPRD hadir untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi tersebut,” ujar Alexander.

Berbagai pertanyaan dan usulan pun mengemuka dalam sesi dialog. Warga mempertanyakan persoalan desil bantuan pemerintah yang dinilai belum tepat sasaran. Warga berharap pendataan penerima bantuan dapat diperbaiki agar warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan.

Selain itu, warga juga mengeluhkan daya listrik yang masih kurang dan tidak stabil, minimnya lampu jalan, persoalan drainase yang sering tersumbat hingga meluap saat hujan, serta persoalan sosial dan keagamaan di lingkungan mereka.

Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah bantuan santunan kematian yang dinilai terlambat cair. Warga menyebut, saat ada keluarga yang berduka, bantuan tersebut sangat diharapkan untuk meringankan beban, namun proses pencairannya sering molor.

“Kalau ada warga meninggal, santunan itu sangat membantu. Tapi pencairannya lama, tolong dipercepat,” ujar salah seorang warga.

Warga juga menyampaikan keluhan soal insentif RT yang lambat cair. Padahal, RT merupakan ujung tombak pelayanan di lingkungan yang setiap hari melayani warga.

Tak kalah penting, warga meminta agar pohon-pohon di pinggir jalan yang sudah tidak layak segera ditebang. Pohon yang sudah tua, rapuh dan condong ke jalan dinilai membahayakan pengendara dan warga, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga sangat rentan roboh.

“Apalagi sekarang sudah musim hujan, angin kencang. Pohon di pinggir jalan itu sudah tua, takut roboh menimpa warga atau pengendara,” kata warga lainnya.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Rinaldi Efendi, SP, mengatakan semua masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Kota Lubuk Linggau.

“Reses ini memang untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Mulai dari desil bansos, listrik, lampu jalan, drainase, santunan kematian, insentif RT, hingga pohon rawan roboh, semuanya akan kami bawa dan kami sampaikan kepada pemerintah kota agar ditindaklanjuti,” ujar Rinaldi.

Ia menjelaskan, reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk menjemput aspirasi. Hasil reses akan dirangkum dalam laporan dan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan.

“Kami tidak bisa berjanji semua langsung terealisasi, tetapi kami akan kawal agar usulan warga Sidorejo dan Ulak Lebar ini menjadi prioritas, terutama yang menyangkut keselamatan warga seperti pohon rawan roboh dan drainase,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Rinaldi Efendi mengucapkan terima kasih atas antusiasme warga yang telah hadir dan menyampaikan aspirasi secara terbuka. Ia berharap hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat terus terjalin agar pembangunan di Kelurahan Sidorejo dan Ulak Lebar berjalan sesuai kebutuhan warga.

Kegiatan Reses III tersebut ditutup dengan dialog dan foto bersama antara anggota DPRD, Lurah, Ketua RT dan warga. *(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *