Warning: include_once(/home/u164687133/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-phase1.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/u687864582/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: include_once(): Failed opening '/home/u164687133/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-phase1.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php83/usr/share/pear:/opt/alt/php83/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/u687864582/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: include(/home/u164687133/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/u687864582/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 137

Warning: include(): Failed opening '/home/u164687133/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php83/usr/share/pear:/opt/alt/php83/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/u687864582/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 137

Warning: include_once(/home/u164687133/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/u687864582/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 174

Warning: include_once(): Failed opening '/home/u164687133/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php83/usr/share/pear:/opt/alt/php83/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/u687864582/domains/sriwijayaterkini.com/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 174
20 Warga Lubuk Linggau Positif HIV/AIDS, Pemkot Gandeng Masyarakat untuk Pencegahan - Sriwijaya Terkini
Alaku
Alaku
Alaku

20 Warga Lubuk Linggau Positif HIV/AIDS, Pemkot Gandeng Masyarakat untuk Pencegahan

Sriwijaya Terkini-Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel), melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Kesiap-siagaan (Sigap) terhadap Orang Dengan HIV /AIDS (ODHA).

Serta melakukan mobile skrining HIV maupun AIDS sebagai populasi kunci, pencegahan penularan hinga terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) sampai Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Kegiatan berlangsung di Posko Kampung Tanggu Bersih Narkoba Patok Besi,Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lubuklinggau Hj Risca Priba Ayu, Kadis DP3APM Kunti Maharani, Plt Camat Utara I, Lurah Sumber Agung Adenan, Bhabinkamtibmas, Koramil Serda Toni N, Bhabinkamtibmas Polsek Utara Supri, serta seluruh Ketua RT Kelurahan Sumber Agung.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lubuk Linggau Erwin Armaidi yang disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Lena Agustini menjelaskan bahwa sampai dengan semester III tahun 2025 ini.

Telah ditemukan adanya kasus terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV),terdapat sebanyak 20 orang selanjutnya Orang Dengan HIV /AIDS (ODHA) masih sangat banyak lagi.

Dengan dilaksanakannya kegiatan mobile skrining HIV maupun AIDS sebagai populasi kunci, dalam pencegahan penularan terhadap kelompok-kelompok yang rentan terinfeksi virus HIV maupun AIDS.

“Yakni wanita pekerja seks komersial, lelaki yang berhubungan dengan PSK serta yang mengunakan suntikan barang-barang terlarang seperti Narkoba suntikan, waria maupun homoseks,”jelas Lena.

Kabid P2P Dinkes Kota Lubuklinggau Lena Agustini menerangkan,guna percepatan penanggulangan dan pencegahan penularan penyakit HIV/AIDS.

Dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah ditemukan obat pil pencegahan,serta meningkatkan pemahaman hinga peningkatan kualitas kesehatan.

Dengan cara ditegakkan diagnosa secara pemeriksaan sedini mungkin,diobati,hinga pemantauan terhadap minum obat,oleh sebab itu Pemerintah berkomitmen untuk mengakhiri Epidemi AIDS pada tahun 2030.

Selanjutnya termasuk eliminasi penularan virus HIV dari ibu ke anak,eliminasi spilis kemudian komitmen tersebut telah dikeluarkan beberapa kebijakan pemerintah.

Yang tertuang dalam Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) nomor 23 tahun 2025,dengan adanya kegiatan sosialisasi ini supaya dapat memberikan edukasi.

“Untuk meningkatkan kesadaran bagi masyarakat, baik itu kemampuan, kemauan, supaya dapat sedini mungkin mendeteksi pencegahan penularan penyakit,”terang Lena.

Ketua TP PKK Lubuklinggau Hj Risca Priba Ayu menegaskan kegiatan sosialisasi ini memang diwajibkan, bagi masyarakat maupun warga sekitar.

Untuk mengikuti kegiatan sosialisasi populasi sebagai kunci, pencegahan penularan hinga terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) sampai Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

“Maka dari itu, pada kegiatan ini jangan takut guna dilakukan pemeriksaan supaya tidak terjadi lagi adanya korban-korban yang terinfeksi virus HIV dan AIDS,”tegas Hj Risca.(*/Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *