Alaku
Alaku
Lahat  

Respon Cepat Tuntutan Demonstran, Wabup Lahat Perintahkan Inspektorat Audit Pajak Karaoke

Sriwijaya Terkini – Pemerintah Daerah Lahat merespon cepat, aksi unjuk rasa di karaoke Ceria yang dilakukan Aliansi Pemuda Peduli Sosial Indonesia (APPSI), senin (11/8/2025)

Respon cepat ini dilakukan dengan memanggil pihak manajemen karaoke Ceria, terkait tuntutan APPSI dugaan pelangggaran izin.

Adapun dugaan pelanggaran yang dilakukan terkait Izin, dimana karoke ini berizinkan karaoke keluarga pada faktanya beroperasi layaknya karaoke eksekutif dan Pelanggaran penjualan minuman keras, dimana izin MIKOL (Minuman Alkohol) pemerintah daerah hanya mengizinan minuman tipe B dan C pada fakta nya karoke ceria menjual semua jenis minuman termasuk di luar yang di izinakan dan ini sudah jelas melanggar izin.

Selain itu, terkait izin LC (Ledis Companion), dimana tempat karaoke keluarga yang sudah ada LC didalam tempat hiburan dan Pemda Lahat mengalami kebocoran PAD dari pajak Karoke Ceria

Wakil Bupati Lahat Widya Ningsih, perintahkan Inspektorat untuk mengaudit berapa besaran PAD yang masuk dari tempat hiburan malam karoke ceria karena penjelasan dari Bapenda mengenai sumber PAD yang masuk ke Kas Daerah tidak sesuai dalam satu tahun.

“Jika nanti di temukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke kas daerah tidak sesuai akan kami tindak tegas, ucap Wabub dengan nada kesal, Juma’at ( 23/8/25).

Lebih lanjut, Wabup juga memeritahkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu agar mengecek kelengkapan dokumen sudah sesuai belum.

“Kami akan pelajari dengan serius semua laporan dari APPSI. Jika terbukti melanggar, maka tidak ada alasan lain selain menutup Karaoke Ceria,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan Rizky Ardiyansyah koordinator aksi APPSI, langkah tegas ini sejalan dengan semangat Pemkab Lahat yang saat ini sedang gencar menegakkan disiplin dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui tes urine.

Bukan hanya kepada para Kepala Desa yang baru ada temuan pemakai narkoba dan di non aktifkan sementara, melainkan juga kepada pejabat OPD, bahkan kalangan wartawan pun siap menjalani tes tersebut kedepannya.

“Ketika pemerintah menunjukkan keseriusan dalam menertibkan internal, tidak boleh ada celah bagi tempat hiburan yang nyata-nyata meresahkan masyarakat untuk tetap beroperasi. APPSI siap mengawal sampai benar-benar ada tindakan konkret, bukan hanya janji,” ujar perwakilan APPSI Lahat usai audiensi.

Dengan adanya tindak lanjut ini, APPSI bersama masyarakat berharap agar Pemkab Lahat segera mengambil keputusan tegas yang berpihak pada kepentingan umum serta menjaga kondusivitas daerah.

Hal senada disampaikan, Sugeng Prayoga bahwa APPSI akan terus menyuarakan suara masyarakat lahat khusus nya di sekitar tempat karaoke ceria yang sudah banyak masyarakat melapor. Ujar kordinator APPSI

“Kami mendorong pemda lahat audit PAD dari hiburan malam Karaoke ceria, karena penerimaan dari pajak inilah yang akan menopang kemajuan Kabupaten Lahat mencapai tujuan menata kota membangun desa,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page