Alaku
Alaku

MSI Gelar Aksi Jilid II, Minta Kejagung Copot Kajari Mura

Jakarta (Sriwijaya Terkini) – Aksi Jilid II Founder MSI Minta Kejaksaan Agung Copot Kajari Musi Rawas dan Ambil Alih Dugaan Bancakan Anggaran Perlengkapan Siswa di Dinas Pendidikan Musi rawas, 11/8/25.

Mangkraknya kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah pada dinas pendidikan kabupaten musirawas dengan nilai anggaran yang fantastis yaitu Rp.11,6 Miliyar namun hingga saat ini belum menuai hasil yang terang benderang.

Founder Milenial Silampari Institut Aqil Maulidan saat diwawancarai di halaman gedung kejaksaan agung republik indonesia sesaat setelah melaksakan Aksi Jilid II pada senin mengatakan bahwa aksi tersebut di dasari “mosi tidak percaya” kepada penegakan hukum pada tingkat daerah yang mana menurut nya kasus tersebut sudah beberapa kali dilakukan pemeriksaan,penyitaan berkas bahkan pada dua instansi namun hingga saat ini belum bermuara kepada penetapan tersangka.

“Pertama kami MSI jelas meminta kepada Kejagung untuk segera copot Kajari Musirawas yang kami nilai lambat dalam menyelesaikan persoalan ini dan yang kedua kami meminta kepada Kejaksaan Agung untuk mengambil alih kasus ini agar cepat terselesaikan karena kami sangat yakin ada dugaan aktor besar dibalik kasus ini dan itu harus segera ditangkap” tegas Aqil

Aqil menambahkan bahwa kecewa dengan kejaksaan negeri musirawas dan akan terus melakukan aksi ini hingga sampai kejagung ambil ahli dan turun tangan sendiri atas kasus tersebut sebab yang mana baru saja berdiri kejakasaan negeri musirawas namun diduga sudah menjadi “macan ompong” dikarenakan beberapa kasus masi menjadi tumpukan kertas dilaci meja kejari hingga saat ini dan tidak ada rasa empati untuk menyelamatkan anggaran pendidikan mala seakan akan turut andil dalam menggerus PAD kabupaten musirawas.

“Aksi Jilid II adalah bukti bahwa MSI akan terus melakukan aksi ini sampai menang! Sampai kejagung mencopot Kejari Musirawas dan ambil alih kasus tesebut demi menyelamatkan anggaran pendidikan juga PAD musirawas” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page