Musi Rawas, (Sriwijaya Terkini) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2024, Sabtu siang (15/3/2025).
Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas, Komplek Perkantoran Jalan Yos Sudarso, Desa Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, S.E.
Sebelum membuka sidang, Firdaus memastikan kehadiran peserta untuk memenuhi kuorum. Setelah dinyatakan sah, rapat pun dibuka secara terbuka untuk umum.
Dalam sambutannya, Firdaus memberikan kesempatan kepada Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, untuk menyampaikan LKPJ Tahun 2024.
Laporan ini merupakan kewajiban kepala daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mewajibkan kepala daerah melaporkan perjalanan pemerintahan daerah dan hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam satu tahun anggaran.
Dalam paparannya, Bupati Ratna Machmud menyoroti berbagai pencapaian makro pembangunan yang berhasil diraih sepanjang tahun 2024, antara lain:
Pertumbuhan Ekonomi: Kabupaten Musi Rawas mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,95% pada 2024, meningkat dari 4,03% pada 2023.
Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita: Naik dari Rp57,71 juta pada 2023 menjadi Rp61,86 juta pada 2024.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Menurun dari 1,95% pada 2023 menjadi 1,94% pada 2024, lebih rendah dibandingkan Provinsi Sumatera Selatan (3,86%) dan nasional (4,91%).
Angka Kemiskinan: Berhasil ditekan dari 14,13% pada 2023 menjadi 13,44% pada 2024.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 70,52 pada 2023 menjadi 71,21 pada 2024, didukung oleh peningkatan rata-rata lama sekolah dan harapan hidup.
Pengeluaran Per Kapita: Mengalami kenaikan dari Rp10,42 juta pada 2023 menjadi Rp11,06 juta pada 2024, atau meningkat 6,03%.
Meski capaian pembangunan menunjukkan tren positif, Bupati Ratna Machmud mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperbaiki.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengantisipasi perubahan lingkungan strategis yang mempengaruhi kebijakan daerah.
“Saya mengapresiasi dukungan DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam berbagai kebijakan pembangunan. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ratna.
Rapat Paripurna ini juga menjadi momentum bagi DPRD untuk memberikan rekomendasi guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dengan evaluasi yang matang, diharapkan Musi Rawas dapat terus bergerak menuju visi “Musi Rawas Mantab” dengan birokrasi yang profesional, SDM berkualitas, infrastruktur merata, serta ekonomi masyarakat yang tangguh. (/Adv)