KOTA BLITAR-Dalam upaya mengakselerasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau melakukan kunjungan kerja strategis ke Kota Blitar, Jawa Timur, pada Rabu (4/2/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada benchmarking atau studi tiru terkait percepatan implementasi Reformasi Birokrasi (RB), penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan peningkatan standar pelayanan prima.
Rombongan Pemkot Lubuk Linggau dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, Ir. H. Trisko Defriyansa, ST., M.Si., IPU.
Kehadiran tim disambut hangat oleh Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Blitar yang dikenal sebagai “Bumi Bung Karno”.
Kegiatan benchmarking ini menyasar tiga poin krusial yang menjadi pilar transformasi birokrasi di Kota Lubuklinggau:
Roadmap Implementasi RB Tematik & General: Mendalami sinkronisasi kebijakan antara reformasi birokrasi yang bersifat administratif (general) dengan RB tematik yang langsung berdampak pada pengentasan kemiskinan dan digitalisasi pemerintahan.
Akselerasi Akuntabilitas Kinerja:Mempelajari sistem monitoring dan evaluasi untuk memastikan setiap program kerja memiliki output yang terukur dan akuntabel (SAKIP).
Kapabilitas Kelembagaan & Pelayanan Prima: Meninjau efektivitas struktur organisasi serta inovasi pelayanan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sekda Lubuklinggau, Trisko Defriyansa, menyampaikan bahwa pemilihan Kota Blitar sebagai lokus benchmarking didasarkan pada rekam jejak kota tersebut yang konsisten dalam mempertahankan kualitas birokrasi yang efektif dan efisien.
“Kami datang untuk menyerap praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan di Kota Blitar. Tujuannya jelas, agar implementasi RB di Lubuklinggau tidak hanya sekadar pemenuhan dokumen, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang prima,” ujar Trisko. (Adv)















