Beranda BANYUASIN Korban Penjambretan di Banyuasin Tewas Dihantam Fuso

Korban Penjambretan di Banyuasin Tewas Dihantam Fuso

176
0

SRIWIJAYA TERKINI, BANYUASIN – Kecelakaan maut di Jalintim Palembang – Betung kembali terjadi. Kali ini korban bernama Septi Wahyuni (18) warga Lorong Bambu Kuning, Kelurahan Air Batu, Kecamatan Talang Kelapa, tewas di hantam kendaran truk fuso, sedangkan pengendara lainnya yaitu Fikri Jaya Darma yang belum diketahui identitasnya mengalami pata tulang kaki sebelah kanan.

Septi Wahyuni, tewas mengalami luka di bagian kepala setelah kendaraannya disenggol mobil pick up Grand Max (belum diketahui identitas). Korban sempat terpental namun dihantam mobil truk fuso dengan nomor polisi B 9789 J, Minggu (19/4/20) sekitar pukul 11.30 Wib.

Dari informasi yang dihimpun, korban menggunakan kendaraan Jenis Yamaha Mio nopol BG 4352 JAV, menuju ke arahKelurahan Air Batu, setiba di lokasi datang sepeda motor tanpa Nopol, mengambil tas korban.

“Infonya korban dari arah Sukajadi menuju Kelurahan Air Batu, setibanya di lokasi kejadian tas korban di jambret seorang pria dari arah berlawanan. Dia sempat minta tolong dan sempat terjadi tarik menarik, dan korban sempat mengejar pelaku hingga kedua motor korban dan diduga pelaku jatuh dan dihantam mobil fuso. Hingga korban tewas di lokasi kejadian,” ucap seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar melalui Kasat Lantas Banyuasin, AKP Avani Erliansyah mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara jelas kejadian tersebut.

“Memang infonya korban tewas akibat dijambret, tapi kami belum bisa menyimpulkan karena anggota masih melakukan olah TKP kejadian itu,” kata Kasatlantas.

Namun saat ini pihaknya fokus melakukan olah TKP korban tewas di mengalami Kecelakaan terlebih dulu dan sudah mengamankan sopir truk fuso tersebut.

“Kejadian ini bermula saat korban di senggol mobil minibus merk Grand max dari arah berlawanan dan tubuh korban terpental kemudian di hantam truk Fuso bermuatan besar,” jelasnya.

Sementara korban lainnya yang diketahui bernama Fikri Jaya Darma saat ini belum diketahui identitas lengkapnya. Kendaraan korban tidak menggunakan Plat kendaraan.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah Fikri Jaya Darma pelaku penjambretan. Hingga kini kasus ini masih dalam pengembangan,” jelasnya.

Dijelaskan juga, korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Sukajadi, dan sang sopir Fuso dan kendaraan diamankan di Polsek Talang Kelapa. Sedangkan sopir dan kendaraan Gran Max sempat melarikan diri.

“Korban saat ini berada di RS Pratama, sedangkan sang sopir masih dimintai keterangan, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus tewasnya Sri wahyuni,” pungkasnya.(den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here