Beranda KRIMINAL Polda Sumsel Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Antar Provinsi

Polda Sumsel Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Antar Provinsi

74
0

Palembang, Sriwijayaterkini.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengungkap jaringan narkoba antar provinsi. Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang tersangka berikut barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 24 kilogram (Kg).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, selain barang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan dari enam tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 695 butir pil ekstasi.

“Awalnya kita menangkap tersangka dengan barang bukti pil ekstasi dan setelah itu kita kembangkan sampai kita dapat 2 Kg sabu. Kemudian dari situ kita kembangkan lagi dan mendapatkan sabu lagi sebanyak 22 Kg dan total seluruhnya menjadi 24 Kg,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Priyo Widyanto di Mapolda Sumsel, Rabu (04/03/2020).

Dijelaskannya, kasus terungkap setelah salah satu tersangka pengedar pil ekstasi ditangkap pada pertengahan Februari (14/02) lalu. Selanjutnya peredaran itu dikembangkan hingga ke Kertapati, Kalidoni sampai ke Sukarami Palembang.

Ketujuh tersabgka jaringan narkoba yang ditangkap yakni YK, IS, RM, IK, SE, HA dan SY. Sementara bandar utamanya yakni AL berhasil melarikan diri saat digrebek di rumahnya di daerah Talang Betutu, Sukarami.

“Satu tersangka yang diduga bandar masih DPO, karena sejauh ini barang-barang didapat dari dia. Saya juga sudah minta agar aparat memberikan tindak tegas, kejar sampai dapat,” tegas Kapolda Sumsel.

Sementara itu, selain barang bukti narkoba jenis sabu dan pil ekstasi, juga didapatkan senjata api rakitan. Namun, untuk senjata api rakitan yang didapati dari tersangka YK ditangani oleh Dit Reskrimum.

“Tersangka YK ini tidak ditemukan adanya kepemilikan narkoba, hanya senjata api rakitan saja, namun masih dalam satu rangkaian,” kata Priyo.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu mengatakan, dari ketujuh pelaku aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti lainnya yakni 4 unit mobil, 2 sertifikat tanah dan 4 unit sepeda motor.

“Semua barang bukti berupa mobil dan motor, termasuk 2 bidang tanah disita. Rencana ini akan kenakan pasal TPPU,” singkatnya.(Dee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here